Showing posts with label unik. Show all posts
Showing posts with label unik. Show all posts
Tuesday, August 8, 2017

[VIDEO] Aneh Tapi Nyata! Karena Takut Disembelih, Sapi Kurban Ini Peluk Majikannya Dengan Iba






Tingkah lucu seekor sapi dibagikan oleh pengguna Facebook, Mohd. Zaidi Bin Desa. Aksi spontan mamalia ini menjadi viral karena tertangkap kamera memeluk tuanya karena takut disembelih.

Mohd. Zaidi yang berasal dari Changlun, Kedah, Malaysia, telah mengunggah status beserta seekor sapi memeluk tuannya. Diperkirakan sapi itu rencananya akan disembelih pada Hari Raya Idul Adha mendatang.



Menurut Zaidi, sapi itu memang sangat sayang pada ibu mertuanya tersebut. Sang ibu mertua pun sebenarnya juga berat hati saat memutuskan untuk mengurbankan sapi itu.

Tapi justru itulah, benda yang paling sayang yang harus dikurbankan. Pasalnya, benda itulah yang akan menjadi tunggangan di akhirat nanti.


Baca Juga : Waspadalah Buat Yang Sering Travelling! Rekaman Tak Sengaja ini Beberkan Sisi Gelap di Atas Pesawat!

Penasaran? Simak video berikut ini :





Sumber

Menyedihkan! Beberapa Anak Seusia SD Ini Lakukan Adegan Malam Pertama Di Belakang Sekolah




14 orang anak dibawah 10 tahun terpaksa mesti digelandang ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan. Hal itu dilakukan karena adanya dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh mereka.

Jelas saja ini menjadi ironi mendalam bagi para orang tuanya. Tak pelak, mereka awalnya hanya sekedar bermain. Melakukan permainan rumah-rumahan yang biasa juga dilakukan oleh orang Indonesia.

Dalam permainan ini, ada beberapa orang yang terlibat.

Permainan ini juga lebih kepada mensimulasikan bagaiamana kehidupan berumah tangga pada umumnya. Ada ayah, ibu, dan anak.

Dalam permaianan ini anak-anak biasanya memperagakan bagaimana sibuknya ibu menyiapkan masakan. Bagaimana ayah sibuk melakukan pekerjaannya.

Tapi tidak dengan 14 anak ini. Bukan hanya memperagakan berbagai kegiatan di rumah, mereka juga melakukan adegan malam pertama.

Dilansir dari laman Malaysia Eberita.org, dari 14 anak itu empat diantaranya anak perempuan. Mereka berusia dari tujuh tahun sampai 10 tahun.

Kejadian ini terjadi pada 31 Oktober 2016. Hal itu dilihat oleh guru agama anak-anak ini. Guru tersebut lantas membuat laporan ke kantor polisi.

Dia mengetahui kejadian ini dari seorang anak muridnya.

Sampai pada 2 November 2016, wali murid dari 14 anak itu melakukan pertemuan dengan sang guru.

Menurut saksi mata, mereka bermain rumah-rumahan. Awalnya mereka mendirikan sebuah gubuk yang terbuat dari daun kelapa di belakang sekolah.

Entah bagaimana akhirnya permainan itu melakukan adegan intim, layaknya pasangan suami istri. Saat itu saksi melihat kejadian tersebut dan langsung melaporkannya pada guru.

Berdasarkan penyelidikan dan pengakuan murid, empat diantaranya sudah melakukan tindakan itu sebanyak tiga kali.

Mirisnya, hal itu dilakukan dengan pasangan yang berbeda. Bagaimanapun kejadian ini telah membuat nama sekolah tercoreng.

Sampai dengan saat ini polisi masih melakukan pengembangan terkait laporan tersebut.

Kepolisian Tanah Datar, Hendri Abbas Bin Mohd Abdul Latifmengatakan, pihaknya masih mendalami sejauh mana perbuatan murid-murid dalam permaianan itu.

Baca Juga :  Mengejutkan! Ini Yang Dilakukan Dua Selebrity Saat Kena Semprot Direktorat Jendral Pajak

Waah, kecil-kecil sudah pinter berkeluarga ya..



Sumber
Friday, July 28, 2017

Menakjubkan!! Pria Ini Berhasil Menciptakan Lampu Tanpa Listrik. Bagaimana Dia Melakukannya? TONTON Videonya!


Pernahkah anda melihat lampu yang sedang menyala tanpa ada penghubung atau kabel yang menuju ke arahnya? Hal tersebut sangat mustahil terjadi. Biasanya rumah yang terpasang lampu menggunakan media kabel listrik untuk menyalakannya.

Namun ini benar-benar terjadi, keberhasilan seorang pria menciptakan lampu tanpa menggunakan listrik benar-benar menakjubkan dan luar biasa sekali.

Mari kita lihat bagaimana dia mampu menciptakan sesuatu yang hebat seperti ini.

Sitio Maligaya merupakan lokasi yang miskin di Filipina. Kawasan ini dekat dengan rel dan setiap rumah itu dibangun terlalu dekat satu sama lain.

Penduduk lokal tidak menghabiskan banyak waktu di dalam rumah karena terbukti efek kekurangan cahaya bisa mengundang bahaya.



Sementara itu, mereka juga tidak mampu membayar tagihan listrik dan terpaksa membiarkan rumah mereka dalam keadaan gelap.

Lalu dia memutuskan untuk mencari cara solusi sehingga dapat menghemat uang dari membayar tagihan listrik tetapi masih dapat menikmati fasilitas cahaya.

Dia telah menemukan cara menciptakan cahaya untuk setiap rumah tanpa menggunakan listrik tetapi masih berupaya bekerja seperti lampu listrik.



Lampu hasil ciptaannya ini mampu bertahan selama 5 tahun dan hanya perlu dikonversi baru setelah itu.

Dia telah memasang lebih dari 600 buah lampu untuk penduduk lokal dan berencana untuk membentuk tim sehingga dapat membuat perubahan di area yang lebih luas.

Benar kata pepatah yang berarti jika dilakukan berbagai cara maka usaha dapat dilakukan.

Silakan SHARE ke semua orang agar mereka terinspirasi terhadap apa yang dilakukan orang ini.
 
Penasaran dengan lampu tanpa listrik tersebut? Tonton video berikut ini!






Thursday, July 27, 2017

Aneh Tapi Nyata! Video Seorang Perempuan Menikah Dengan Anjing Hanya Karena Ini.. BACA Kisahnya!


Bagi sebagian besar orang rasanya berat sekali jika dipaksa menikah dengan seseorang yang tidak dicintai. Apalagi jika kemudian pernikahan itu dipaksa kepada sosok yang lazim.

Seorang gadis asal India, Mangli Munda dianggap membawa kutukan oleh penduduk setempat sejak lahir. Gadis muda ini disebut-sebut adalah orang yang membawa sial.

Hal buruk apa pun yang terjadi di desa selalu disalahkan pada gadis muda ini.

Seorang tetua desa mengatakan kepada kedua orangtua si gadis, bahwa putrinya itu dirasuki roh jahat yang membawa nasib buruk.

Tetua itu mengatakan jika gadis itu menikah dengan seorang pria, keluarga dan desa akan tertimpa bencana.



Lalu, seekor anjing pun ditunjuk menjadi “pengantin pria” bagi pengantin perempuan. Anjing yang kebingungan itu dibawa ke pesta pernikahan.

Anjing ini dibawa dengan menggunakan sebuah mobil dan disambut meriah para tamu. Pesta pernikahan pun digelar, anak-anak  dan orang dewas dengan riang gembira menyambut perayaan itu.

Pernikahan tak wajar yang dialami oleh Mangli Muda tak lain untuk mengalihkan nasib buruknya. Inilah suasana pernikahan tersebut.




“Saya menikahi seekor anjing karena para tetua desa yakin roh jahat yang membawa nasib buruk bisa dialihkan ke anjing itu,” kata Munda kepada Barcroft TV.

“Setelah semua ini dilaksanakan, pria yang akan saya nikahi kelak bakal berumur panjang,” tambah si gadis yang tak pernah duduk di bangku sekolah itu.

Tetua adat menegaskan bahwa tradisi pernikahan dengan mempelai seekor anjing adalah satu-satunya cara untuk menghindar malapetaka.

“Kami harus segera menggelar pernikahan ini. Kami harus pastikan roh jahat itu dihancurkan,” kata tetua desa setempat.

“Dan menikahi anjing adalah satu-satunya jalan untuk menyingkirkan nasib buruk,” imbuhnya.

Setelah pernikahan itu, Munda menuturkan bahwa dirinya yakin akan menikahi seorang pria suatu hari.

Menurut dia, semua anak perempuan memimpikan akan menikahi pangeran berkuda putih suatu hari.

“Jadi aku juga menantikan pangeranku,” kata Munda.

Atas pernikahan putrinya ini, Ayah Munda menambahkan sudah banyak pernikahan seperti dialami putrinya di desa dan desa tetangga.

“Ini adalah suatu adat yang kami percaya,” katanya.

Berikut video kisah pernikahan perempuan tersebut dengan seekor anjing..






Friday, July 7, 2017

Aneh!! Ini Yang Dilakukan Si Selamat Ketika Cemburu Terhadap Istri Baru nya, Nenek Rohaya. Tak Pernah Terpikirkan Sebelumnya


Masih ingat kisah menikahnya pemuda bersia 16 tahun dengan nenek berusia 71 tahun? Kini mereka sudah sah menjadi suami istri, tanpa ada yang mengganggu dan jadi bahan omongan tetangga.

Setelah menikah, Selamat menjadi posesif kepada istrinya, nenek Rohaya. Bahkan saat hendak keluar rumah, Selamat mengunci Rohaya di dalam rumah.

"Dio ini cemburu nian, aku dikuncinyo dari luar dia takut aku melirik-lirik laki-laki lain," kata Rohaya yang ditemui di rumahnya di Desa Karangendah, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan.

Saat itu Selamat sedang berbelanja kebutuhan di warung sebelah rumahnya, lantaran cemburu Selamat mengunci pintu dari luar rumah.

Namun nenek tiga cucu ini keluar dari pintu dapur dan duduk menunggu suaminya di luar rumah. Tak lama kemudian, Salamat pulang dari warung dan langsung menarik Rohaya masuk ke dalam rumah.

Meskipun dipaksa masuk ke dalam rumah dan langsung dirangkul oleh Selamat, wanita yang sudah tiga kali menikah ini pasrah saja dan langsung duduk di samping sang suami yang usianya terpaut 55 tahun ini.
Rohaya yang lebih banyak bercerita mengaku menyayangi Selamat dan rela berbagi suka dan duka bersama suami ketiganya ini.
Meskipun pernikahan Rohaya dan Selamat terkesan kurang mendapat dukungan dari pihak keluarga Rohaya, tapi wanita lanjut usia ini tetap yakin kalau Selamat adalah jodoh yang dikirimkan Allah untuknya.
"Dua suami sebelumnya sudah meninggal semua, ini suami yang ketiga," ujar wanita yang rambutnya masih tetap hitam tanpa uban ini.

Nenek dan Brondong

"Alhamdulillah, kami sudah resmi menikah," kata Selamat yang langsung diiyakan oleh Rohaya. Baik Selamat maupun Rohaya mengaku pernikahan mereka sempat ditentang pihak keluarga masing-masing.

Kini Selamat mengaku sangat bahagia karena wanita yang dulu dipanggil bibik ini sudah menjadi isteri sahnya. Selamat mengaku sangat mencintai Rohaya, begitu juga sebaliknya.

Proses pernikahan keduanya dilakukan di rumah Ketua RT 01 Desa Karangendah Kecamatan Lengkiti Kabupaten Ogan Komering Ulu.
Pernikahan pasangan menikah kontraversial ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.
"Ratusan warga hadir, termasuk dari desa tetangga," kata Amzal (Kadus) seraya menambahkan itu dilaksanakan malam hari. Jika diselenggarakan siang hari warga yang datang dipastikan akan lebih ramai lagi.
Kekompakan warga Desa Karangendah memang sangat terasa. Sebagian besar warga bersimpati kepada pasangan yang baru meresmikan pernikahan. Hal itu terlihat dari banyaknya warga yang datang ke rumah Rohaya.

"Maaf semalem dak sempat hadir, ado famili menikah juga," kata salah seorang ibu rumah tangga sambil menyalami dan mengucap selamat kepada pasangan Rohaya dan Selamat.

Saat Sriwijaya Post berkunjung ke kediaman pasangan yang baru menikah ini, puluhan warga sekitar ikut datang menemani Rohaya dan Selamat. 

Para tetangga semuanya terlihat ikut senang dengan pernikahan Rohaya dan Selamat. Bahkan aparat desa mengajak semau warga agar memberi semangat khususnya kepada Selamat yang tampak selalu mesra kepada isterinya.

Namun, ditengah banyaknya simpati dan dukungan dari warga masyarakat Karangendah, tidak terlihat sanak famili atau keluarga terdekat baik dari Rohaya maupun Selamat.
Pasangan pengantin baru ini tinggal di rumah berukruan sekiatr 4 X 5 M. Selamat dan Rohaya hanya tinggal berdua saja.
Kehidupan pasangan ini memang betul-betul memprihatinkan. Untuk makan sehari-hari saja didapat dari menjadi buruh membersihkan kebun orang atau kerja serabutan lainnya asalkan halal.

Pengantin baru ini juga didampingi Ketua RT setempat, Siswoyo yang juga membenarkan kedua pasangan ini memang tidak memiliki harta atau kekayaan lainnya.

"Ibu Rohaya tidak ada harta, kecuali rumah ini," kata RT. Penjelasan perangkat desa ini sekaligus menegaskan bahwa pernikahan remaja belasan tahun dengan janda lanjut usia ini murni karena cinta kasih.

Bahkan untuk biaya ijab kabul saja kedua pasangan ini tidak memiliki dana. Semua biaya pernikahan ditanggung secara bersama-sama oleh aparat desa dan warga setempat yang bersimpati dengan Rohaya dan Selamat.

Mudah-mudahan kehidupan keluarga Selamat dan Nenek Rohaya selalu selamat sampai akhir hayat. Aamiin..



Tuesday, July 4, 2017

Video Kocak! Seorang Polisi Yang Curhat Gak Bisa Lebaran Sama Orang Tua.. TONTON Videonya Sebelum Dihapus!

polisi-kocak-curhat-ga-bisa-pulang-kampung


Sudah menjadi tradisi setiap orang khususnya bagi yang muslim, lebaran sering dijadikan momentum untuk berkumpul dengan keluarga dan sanak suadara. Namun tidak demikian dengan polisi lalu lintas (Polantas).

Di saat warga mudik dan berlebaran bersama keluarga, para Polantas justru sibuk mengatur arus lalu lintas. Mereka bekerja pagi, siang dan malam untuk mengatur arus mudik maupun arus balik.

Kondisi tersebut kerap menjadi keluhan tersendiri bagi polisi. Seperti yang dilakukan seorang polisi, Brigadir Bayu saat bertugas di kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat.

Bayu yang sedang bertugas di tikungan Gunung Mas Puncak, tampak duduk di sebuah kursi plastik. Ia memegang sandal wanita, lalu menempelkannya ke telinga sebelah kanan. Ia seolah-olah menelpon ibunya yang sedang berlebaran.

" Hallo, assalamualaikum Mah, muhun mah iya maaf Mah minalaidin walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin ya mah. Mohon maaf ini anaknya belum bisa pulang karena jalur Puncak masih macet," ucapnya.

Tak Bisa Berkumpul dengan Keluarga

Ia mengatakan, dirinya belum bisa berkumpul bersama keluarga lantaran masih sibuk mengatur arus lalu lintas di kawasan Puncak Bogor.

" Banyak yang wisata, banyak yang main, banyak yang jalan-jalan sama arus balik nanti mah. Iya ga apa-apa kalo opor ayam udah abis, ketupat juga udah abis nanti masak nasi goreng ajah sama telor," imbuhnya.

" Sama ajah suasananya mah suasana Lebaran. Iya ga apa-apa yang penting mamah sehat. Doain juga semua polisi di puncak biar pada sehat. Salam buat keluarga ya mah ya. Assalamualaikum," pungkasnya. 

Berikut video rekaman Pak Polisi kocak tersebut :





Saturday, July 1, 2017

Menakjubkan, Wanita Ini Sungguh Sangat Beruntung! Cincin Yang Dia Beli Cuma 170 Ribu, Ditawar Oleh Perusahaan Dengan Harga 6,2 Miliar! Ini Ceritanya ..


Nasib orang tidak ada yang tahu. Hari ini kaya, besok bisa jatuh miskin. Sebaliknya, hari ini punya uang pas-pasan, besok bisa jadi kaya raya. Seperti inilah kisah yang dialami oleh seorang wanita yang mendadak kaya dan tidak pernah terpikirkan sebelumnya.

Baru-baru ini, penggemar berlian semakin menjadi bersemangat ketika mengetahui tentang keberadaan berlian dari abad ke-19 milik seorang wanita yang identitasnya minta dirahasiakan.

Menariknya, menurut wanita tersebut, dia sendiri tidak menyangka, cincin berlian yang dibelinya di pasar loak 30 tahun yang lalu dengan harga sekitar 170 ribu kini bisa mencapai hingga lebih dari 6,2 miliar.

Wanita tersebut pada awalnya tidak pernah menyangka bahwa ia adalah berlian asli dan selalu memakainya ke mana-mana termasuk ketika sedang menyelesaikan pekerjaan rumah.

Jessica Wyndham dari bagian perhiasan Sotheby London mengatakan, “Dengan cara potongan berlian pada abad ke-19, kilauannya tidak begitu menyolok.

Pada zaman dahulu lebih cenderung untuk memelihara bentuk berlian yang asli untuk mempertahankan beratnya dibandingkan agar tampak berkilau. ”

Perusahaan penawar, Sotheby meminta Institut Gemalogical Amerika untuk mengkonfirmasi bahwa itu adalah berlian nyata, namun bagaimana berlian itu bisa dijual di pasar loak 30 tahun sebelumnya tidak dapat diketahui penyebabnya.

“Mereka (Sotheby London) pernah ke pasar loak, namun mereka tidak pernah menemukan berlian. Ini merupakan penemuan yang menakjubkan, seperti mendapat durian runtuh! “Tambah Jessica.

Berburu ke pasar loak yuuk..  :)



Tuesday, June 27, 2017

Terungkap! Alasan Pemuda Ini Mau Menikahi Janda Berusia 67 Tahun.. Kisahnya Sungguh Mengharukan!!


Bagaimana menurut anda, apakah mungkin ada seorang Pemuda usia 20an tahun menikahi seorang janda usia 67 tahun? Apakah benar ada? Dan ternyata, ini benar-benar terjadi dan nyata.

Pasangan pengantin Rokim dan Tampi mendadak menjadi viral di media sosial lantaran usia mereka yang terpaut sangat jauh. Rokim yang masih berusia 24 tahun nekat menikahi seorang janda berusia 67 tahun asal Madiun.

Ketika ditemui di rumah kepala dusun setempat, keduanya tampak malu-malu. Meski demikian terlihat keduanya begitu bahagia bisa mengikat hubungan mereka dalam tali pernikahan.

Diungkapkan oleh Rokim bahwa dirinya mengenal Tampi sekitar 8 tahun yang lalu dan seminggu yang lalu, ia pun memberanikan diri melamar sang wanita pujaan.

"Saya kasihan, bu Tampi hidup sendirian di rumahnya," kata pria yang tidak tamat Sekolah Dasar (SD) saat ditemui, seperti dilansir dari Tribun, Jumat (17/3/2017) lalu.

Sehari-harinya Rokim bekerja sebagai buruh serabutan. Sesekali ia pun menyempatkan waktu untuk datang bersilaturahmi ke rumah Tampi. Rasa iba dan kasihan itu pun lama-lama berubah menjadi rasa cinta. Terlebih Tampi selalu memberikan perhatian kepada Rokim.

"Dia orangnya baik," kata anak nomor tiga dari lima bersaudara ini.

Disebutkan oleh Rokim bahwa dirinya belum pernah berpacaran atau menjalin hubungan dengan wanita lain sebelum memutuskan untuk menikahi Tampi. Meski terpaut umur yang jauh, Rokim mengaku tidak merasa malu dikarenakan usia bukan penghalang sebuah rasa
cinta.

Hal yang sama pun dituturkan oleh janda yang belum memiliki anak ini. Diakuinya bahwa ia sangat bahagia.

"Saya kaget, waktu ke rumah, dia mengatakan akan melamar saya kepada adik saya," katanya.

Tampi pun menganggap bahwa cerita adiknya tersebut hanya sekedar guyonan lantaran usia Tampi yang sangat tua dan sudah berstatus janda. Namun ternyata selang beberapa hari Rokim dan keluarganya datang ke rumah dan melamar Tampi.

Tepat pada hari Rabu (15/3/2017) keduanya melangsungkan acara pernikahan yang sederhana di RT 9 RW 2 Dusun Petung Desa Nampu Kecamatan Gemarang Kabupaten Madiun.

Dalam acara pernikahan itu ada hal yang lucu dimana Rokim tidak membawa mahar atau mas kawin lantaran tidak mengetahui tata cara pernikahan. Beruntung ia membawa selembar uang 50 ribu dan ia jadikan sebagai mas kawin.

"Jadi dilamar pakai uang Rp 50 ribu," katanya sambil tertawa.

Kini keduanya tinggal di rumah Tampi yang sangat sederhana, bahkan tidak layak. Dengan berlantaikan tanah dan berdindingkan triplek, tak ada perabotan mewah di dalamnya. Yang ada hanya satu lemari kayu dan kasur kapuk tipis yang digelar tanpa dipan.

"Listrik rumah ini saja masih nyambung dari rumah sebelah. Belum pasang listrik sendiri," katanya.

Diungkapkan bahwa Rokim yang bekerja serabutan berpenghasilan rata-rata 50 ribu hingga 95 ribu per hari. sementara Tampi yang bekerja sebagai buruh dan tukang pijat berpenghasilan 30 hingga 40 ribu per hari.

Keduanya pun tak memiliki banyak keinginan selain hidup bersama hingga ajal memisahkan..

Sungguh romantis!! Semoga pernikahannya langgeng. Aamiin..



Friday, June 23, 2017

Mudah-mudahan Tidak Terjadi Di Indonesia! Orang Tua Di Mesir Bisa Dipenjara Jika Beri Anaknya Nama Ini..


Apalah arti sebuah nama? Itu kata beberapa orang yang mengabaikan sebuah nama. Padahal nama adalah suatu kebanggaan buat yang menyandangnya ataupun buat keluarganya.

Nama bukan cuma menjadi doa dan harapan yang diberikan orang tua kepada anaknya, tapi juga bisa jadi identitas unik bagi yang diberi nama. Bahkan, nama juga bisa jadi penanda asal negara atau bangsa seseorang, lho. Misalnya aja Smith khas Inggris, Aung khas Myanmar, Vladimir khas Rusia, dan Park khas Korea.

Namun, dengan adanya globalisasi dan modernisasi, pemberian nama udah gak lagi mementingkan unsur kedaerahan tempat tinggal. Makanya gak heran kalau sekarang nama seseorang banyak yang bercampur alias kombinasi.

Di Mesir, soal nama bakal punya aturannya sendiri lho, Feedies. Ada larangan ngasih nama tertentu. Kalau dilanggar, orang tua yang ngasih nama bakal dipenjara. Duh, kok bisa? Ini nih nama-nama yang gak boleh dipakai beserta alasannya.

Seperti dilansir Daily Mail, seorang anggota parlemen Mesir, Bedier Abdel Aziz mengajukan sebuah rancangan undang-undang. RUU tersebut berisi soal laranagn memberi nama asing atau Barat kepada bayi mereka. Kalau dilanggar, para orang tua tersebut bakal terancam hukuman hingga enam bulan penjara.

Bukan cuma ancaman penjara aja lho yang mengintai orang tua. Kalau aturan ini lolos, mereka yang nekat ngasih nama asing kepada anaknya bakal terancam denda denda 40-220 euro atau sekitar 677 ribu-3,7 juta rupiah.

Sontak RUU ini pun menuai kecaman dari para warganet (netizen) di Mesir. Warganet menilai pemberian nama merupakan masalah privat yang harusnya gak perlu diurusi parlemen.

Kalau kamu jadi warga Mesir, kamu bakal setuju gak, Feedies? Di satu sisi ingin melestarikan nama khas, di sisi lain memberi nama merupakan hak. Nah, bagaimana pendapatmu?



Saturday, June 10, 2017

Terungkap!! Tak Banyak Yang Tahu, Ternyata Ini Alasan Mantan Presiden Soekarno Selalu Pakai Peci Miring..


Bulan Juni merupakan bulan kelahiran Presiden Pertama Indonesia, Soekarno atau Bung Karno. Sang Proklamator tersebut lahir pada tanggal 6 Juni 1901. Soekarno dilahirkan di sebuah rumah sederhana yang ada di Surabaya.

Awalnya, banyak yang mengira Soekarno merupakan tokoh kelahiran Blitar. Namun, belakangan fakta itu terbantahkan oleh sejumlah data lain, yang kemudian menyatakan Soekarno memang lahir di Surabaya. Saat remaja, Soekarno merupakan seorang yang sangat kritis.

Terlebih, saat memasuki usia remaja, Soekarno juga mendapatkan bimbingan langsung dari tokoh bangsa lainnya, yaitu Cokroaminoto. Itu terjadi ketika Soekarno tinggal di rumah Cokroaminoto sebagai anak kos.

Cokroaminoto merupakan tokoh organisasi terbesar di Indonesia saat itu, Sarekat Islam

Selain Soekarno, di rumah itu sebenarnya juga ada beberapa orang lainnya yang pada kemudian hari menjadi tokoh berpengaruh di Indonesia. Di antaranya adalah Semaun, dan Kartosoewiryo. Namun, di antara mereka yang terlihat paling menonjol memang Soekarno.

Soekarno atau Kusno memang dikenal sebagai seorang yang jago berorasi. Selain jago berorasi, Soekarno juga merupakan seorang yang sangat memperhatikan penampilannya. Saat berada di berada di mana saja, Soekarno memang selalu tampil necis.

Saat memasuki usia dewasa, Soekarno mulai sering mengenakan peci. Peci tersebut berwarna hitam. 

Alasan Soekarno mengenakan peci warna hitam karena dia ingin mengangkat identitas bangsa Indonesia. Tidak hanya itu, dia juga ingin menggunakannya sebagai sebuah simbol perjuangan.

Meski demikian, tidak banyak yang mengetahui, Soekarno rupanya selalu mengenakan pecinya dengan gaya yang agak berbeda. Tepatnya, peci yang dikenakan oleh Soekarno selalu dalam posisi agak miring.

Ternyata bukan tanpa alasan Soekarno mengenakan pecinya agak miring. Terdapat alasan khusus bagi Soekarno mengenakan pecinya agak miring. Soekarno mengenakan pecinya selalu agak miring karena untuk menutupi luka di dahinya.

RM Soeharyono, keponakan RM Soemosewoyo yang juga bapak angkat Bung Karno mengatakan, Soekarno memang memiliki bekas luka. 

Bekas luka itu didapatkannya waktu Soekarno bermain saat masih kecil. Saat itu, Soekarno terjatuh dari pohon beringin, dan dahinya mengalami luka hingga meninggalkan bekas. 

Tapi, walaupun selalu dikenakan agak miring, tapi pria yang dijuliki Putra Sang Fajar itu tetap keren kan?