Showing posts with label kontroversi. Show all posts
Showing posts with label kontroversi. Show all posts
Tuesday, August 8, 2017

[VIDEO] Aneh Tapi Nyata! Karena Takut Disembelih, Sapi Kurban Ini Peluk Majikannya Dengan Iba






Tingkah lucu seekor sapi dibagikan oleh pengguna Facebook, Mohd. Zaidi Bin Desa. Aksi spontan mamalia ini menjadi viral karena tertangkap kamera memeluk tuanya karena takut disembelih.

Mohd. Zaidi yang berasal dari Changlun, Kedah, Malaysia, telah mengunggah status beserta seekor sapi memeluk tuannya. Diperkirakan sapi itu rencananya akan disembelih pada Hari Raya Idul Adha mendatang.



Menurut Zaidi, sapi itu memang sangat sayang pada ibu mertuanya tersebut. Sang ibu mertua pun sebenarnya juga berat hati saat memutuskan untuk mengurbankan sapi itu.

Tapi justru itulah, benda yang paling sayang yang harus dikurbankan. Pasalnya, benda itulah yang akan menjadi tunggangan di akhirat nanti.


Baca Juga : Waspadalah Buat Yang Sering Travelling! Rekaman Tak Sengaja ini Beberkan Sisi Gelap di Atas Pesawat!

Penasaran? Simak video berikut ini :





Sumber

Menyedihkan! Beberapa Anak Seusia SD Ini Lakukan Adegan Malam Pertama Di Belakang Sekolah




14 orang anak dibawah 10 tahun terpaksa mesti digelandang ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan. Hal itu dilakukan karena adanya dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh mereka.

Jelas saja ini menjadi ironi mendalam bagi para orang tuanya. Tak pelak, mereka awalnya hanya sekedar bermain. Melakukan permainan rumah-rumahan yang biasa juga dilakukan oleh orang Indonesia.

Dalam permainan ini, ada beberapa orang yang terlibat.

Permainan ini juga lebih kepada mensimulasikan bagaiamana kehidupan berumah tangga pada umumnya. Ada ayah, ibu, dan anak.

Dalam permaianan ini anak-anak biasanya memperagakan bagaimana sibuknya ibu menyiapkan masakan. Bagaimana ayah sibuk melakukan pekerjaannya.

Tapi tidak dengan 14 anak ini. Bukan hanya memperagakan berbagai kegiatan di rumah, mereka juga melakukan adegan malam pertama.

Dilansir dari laman Malaysia Eberita.org, dari 14 anak itu empat diantaranya anak perempuan. Mereka berusia dari tujuh tahun sampai 10 tahun.

Kejadian ini terjadi pada 31 Oktober 2016. Hal itu dilihat oleh guru agama anak-anak ini. Guru tersebut lantas membuat laporan ke kantor polisi.

Dia mengetahui kejadian ini dari seorang anak muridnya.

Sampai pada 2 November 2016, wali murid dari 14 anak itu melakukan pertemuan dengan sang guru.

Menurut saksi mata, mereka bermain rumah-rumahan. Awalnya mereka mendirikan sebuah gubuk yang terbuat dari daun kelapa di belakang sekolah.

Entah bagaimana akhirnya permainan itu melakukan adegan intim, layaknya pasangan suami istri. Saat itu saksi melihat kejadian tersebut dan langsung melaporkannya pada guru.

Berdasarkan penyelidikan dan pengakuan murid, empat diantaranya sudah melakukan tindakan itu sebanyak tiga kali.

Mirisnya, hal itu dilakukan dengan pasangan yang berbeda. Bagaimanapun kejadian ini telah membuat nama sekolah tercoreng.

Sampai dengan saat ini polisi masih melakukan pengembangan terkait laporan tersebut.

Kepolisian Tanah Datar, Hendri Abbas Bin Mohd Abdul Latifmengatakan, pihaknya masih mendalami sejauh mana perbuatan murid-murid dalam permaianan itu.

Baca Juga :  Mengejutkan! Ini Yang Dilakukan Dua Selebrity Saat Kena Semprot Direktorat Jendral Pajak

Waah, kecil-kecil sudah pinter berkeluarga ya..



Sumber
Monday, August 7, 2017

Terungkap! Beda Dengan Berita di Media, Ini Kisah Pria Yang Dibakar Hidup-hidup Versi Pengurus Musola




Bila sebelumnya dari pengakuan saksi mata ada pengakuan pria yang dibakar hidup-hidup kalau ia tak melakukan pencurian ampli. Namun kesaksian pengurus musala berbeda.

Reporter Tribunnews.com menemui langsung dan mewawancarai secara eksklusif bagaimana rentetan kejadian secara detail, hingga pria ini tertangkap lalu dihajar massa.

Muhammad Al Zahra alias Joya (30) warga Kampung Jati RT 04/05, Desa Cikarang Kota, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi yang dibakar hidup-hidup, berdasar cerita pengurus musala diduga kuat melakukan pencurian amplifier musala.

Sekuat tenaga pengurus musala dan beberapa tokoh mengamankan Joya. Pengurus musala bahkan sempat kena pukul warga yang emosi karena mengamankan Joya.

Suatu saat kondisi tenang, Rojali lalu ambil motor dan mengembalikan ampli ke musala, tapi malamnya ia kaget ternyata pria yang diduga kuat pelaku pencurian tersebut dibakar hidup-hidup.

Bagaimana kisah selengkapnya? Simak perbincangan langsung dengan Pak Rojali, Pengurus Mushola.


Air bekas wudhu masih terlihat di wajah Rojali, dua titik berwarna hitam, jelas terlihat di keningnya. Janggut yang memanjang juga terlihat masih basah. Kedua bola matanya terlihat merah dengan garis tipis di kedua ujung mata.

"Tidak bisa tidur nyenyak," katanya usai menjalani salat Dzuhur di Musala Al Hidayah, Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (5/8/2017).

Rojali merupakan satu-satunya orang yang melihat betul kejadian saat MA masuk dan keluar dari musala tanpa mengucap sapa sama sekali, meski berpapasan sangat dekat.

Tidak ada juga senyum dari MA kepada Rojali yang saat itu sedang membersihkan halaman musala.

Saat Tribun mencoba untuk meminta kronologi kejadian, senyum terkembang dari Rojali terlihat. Seraya berdiri dari tempat salatnya, Rojali mengajak.

"Mari saya ceritakan supaya jelas semuanya," ajaknya keluar dari musala.

Dia mulai menuturkan saat awal pertemuannya dengan MA di depan musala yang didominasi warna biru cerah itu. MA sama sekali tidak mengucap salam atau senyum kepada pria berusia 40 tahun itu. Padahal dia berada persis di halaman musala.

MA kemudian mulai mencari tempat Wudhu untuk menunaikan salat Ashar. Sementara Rojali mengambil selang air untuk diisi di dalam sebuah ember besar tidak jauh dari halaman musala.

Pasalnya, pada hari itu, akan ada acara haul organisasi setempat yang akan diadakan di musala itu.

"Itu di depan banyak debunya, jadi saya mau bersihkan halaman. Soalnya malam mau dipakai acara. Jadi saat saya isi ember, MA itu ambil wudhu di keran kedua itu," dia menunjuk tempat Wudhu yang berada di sisi kanan musala.

Beberapa saat kemudian, dia kembali berpapasan dengan MA yang hendak keluar dari musala, dan sekali lagi, tidak ada senyum dan sapa kepada Rojali yang hendak kembali ke Musala dari warung pulsa yang berjarak 10 meter.

"Pas keluar ya biasa saja, saya tidak memperhatikan betul dia. Hanya lewat saja sudah," tuturnya.

Zainudin, kerabat Rojali tidak lama datang untuk mengecek kesiapan sound system musala yang akan digunakan untuk acara malam itu.

Di situ, Rojali baru sadar ketika satu amplifiernya yang digunakan untuk adzan Ashar sudah lenyap.

"Saya bilang ke mamang saya ada kok tadi. Saya Adzan Ashar kan pakai itu. Saya cek ke dalam, saya baru ingat si MA itu karena hanya dia sendirian yang masuk ke sini terakhir. Saat salat Ashar pun saya hanya berdua sama anak saya," jelas pegawai kantor Minyak Sawit itu.


Bersujud minta maaf


MA dicari oleh sejumlah orang dari Desa Hurip Jaya usai Rojali menceritakan kehilangan amplifier kepada para tetangga sekitar dan anak-anak muda yang ada di sekitar rumahnya.

Mereka semua, kata Rojali, berpencar untuk mencari orang yang membawa sepeda motor berwarna merah dan amplifier di depan joknya.

"Ampli-nya lumayan besar. Jadi saya pikir akan ditaruh di antara jok motor dan setang. Saya mintakan bantuan untuk menemui sepeda motor bebek warna merah," kata dia.

Sekitar 30 menit pencarian, akhirnya, Rojali menemukan MA di tengah jalan. Saat dipepet, MA seketika tancap gas dan kejar-kejaran berlangsung.

Sekitar 500 meter mengejar, MA kemudian melarikan diri ke kali dekat dengan jalan raya. Di sana, sudah banyak pemuda yang berteriak "Maling-maling,"

"Saya saat itu juga ikut mengejar. Tapi Demi Allah, Demi Rasulullah, saya tidak meneriaki dia. Justru saya meminta agar dia dilepaskan dan amplifier musala bisa kembali," kata dia dengan suara tegas.

Bogem mentah tidak dapat dihindari, saat MA keluar dari kali dan tersungkur di jalanan.

Rojali masuk ke dalam kerumunan dan meminta tokoh masyarakat setempat menenangkan massa.

Beberapa pukulan juga sempat melayang ke arah belakang Rojali dan tokoh agama yang berada untuk melindungi MA untuk mempersiapkan acara haul di musala dekat rumahnya.

"MA sempat bangun dan bersujud minta maaf di hadapan saya. Dia bilang minta maaf berulang kali," suara Rojali mulai lirih.

Sesaat keadaan mulai tenang ketika tokoh masyarakat hadir dan akan membawa MA ke Balai Desa setempat untuk dilindungi.

Rojali mempercayai langkah selanjutnya kepada tokoh setempat untuk penanganan selanjutnya dan kembali ke motornya untuk mengambil satu amplifier yang dibawa oleh MA.




Baca Juga : WOW!! Mobil Terbaru Dari Mitsubishi ini Ternyata Jauh Lebih Murah dari Kompetitor, Ini Dia Harganya

"Saya baru tahu malamnya kalau dia dibakar. Demi Allah, itu biadab sekali. Tak pernah saya berpikir kalau akan berakhir seperti itu. Allah membalas perbuatan itu," ucapnya seraya jari telunjuknya menghadap ke atas.

Wallahu A'lam..



Sumber
Wednesday, August 2, 2017

Sadis! Seorang Ayah Nekat Menggelantungkan Anaknya Dari Ketinggian Lantai 15, Hanya Gara-gara Ini..



Sosial Media telah memberi kita kenyamanan, hiburan, tetapi sekaligus juga menciptakan beragam jenis “monster” ….

Ada yang tidak segan-segan merugikan atau membahayakan hidupnya sendiri bahkan orang lain hanya demi mendapatkan lebih banyak “Like”.

Apalagi yang ini, benar-benar sudah keterlaluan! Mari kita saksikan bersama ulah pria Aljazair yang memuakkan ini!

Seperti ditulis al-arabiya.net, seorang pria Aljazair memposting di Facebook foto anaknya yang terlihat digelantungkan.

Pria itu terlihat mencengkram kerah belakang kaus anaknya dengan sebelah tangan. 

Bahkan ia juga merekam pemandangan anaknya yang digantung dari ketinggian 15 lantai gedung.

Apa yang ditulis pria itu? “Beri aku 1.000 like, atau aku akan menjatuhkannya,” tulisnya.

Netizen yang melihat aksi gilanya itu pun ikut tegang. Bahkan mengatakan sosok ayah seperti apa yang begitu keterlaluan terhadap anaknya sendiri.

Belakangan menurut sumber, pria itu ternyata adalah kerabat dari si bocah. 

Meski demikian aksi gilanya tetap saja sangat kejam.

Identitas pria itu juga telah diketahui setelah dilacak pengguna internet.

Kemudian polisi setempat pun bergerak cepat menangkap dan menuntutnya dengan dakwaan “kekerasan terhadap anak-anak”.



Dia akan menghadapi tuntutan dua tahun penjara

 

Bahkan konyolnya, pria itu tampak menggantungkan bocah itu hanya dengan sebelah tangannya.

Sementara tangan satunya merekam dengan kamera ponsel. Jelas bagi pria itu foto dan hasil rekamannya jauh lebih penting daripada nyawa si anak.

Laporan terbaru, pihak pengadilan tidak merilis identitas si pelaku tersebut.

Sementara dalam pembelaannya, terdakwa kepada situs berita Aljazair, Ennahar, bahwa tempat dia menjulurkan bayi itu adalah balkon dengan pelindung.

Meski demikian, pihak pengadilan tidak yakin penjelasan terdakwa.

Sebelumnya foto horor ini sempat viral di medsos, namun para pengguna Facebook beramai-ramai menghapusnya. Inilah yang membuat marah netizen atas aksi gilanya.

Sekali lagi diimbau gunakanlah medsos dengan bijak dan pada tempatnya. Jangan sekali-kali melakukan tindakan bodoh hanya demi like!

Selain kemungkinan membahayakan sebuah nyawa manusia, juga berisiko mendekam di balik jeruji besi!

Manfaatkanlah medsos dengan bijak dan sesuai dengan fungsi positifnya. Sebarkan kebaikan dan pengetahuan yang bermanfaat bagi umat manusia.


Friday, July 28, 2017

Terungkap!! Partner Pamela Yang Joget Terlalu Semangat Bareng Dia Ini Ternyata Adalah Seorang DJ !


Sebagai manusia biasa, kita dibearikan sifat pelupa. Tapi kalau terlalu sering, itu adalah bentuk kesengajaan. Pasti ada maksud tertentu. Inilah yang dialami oleh salah satu pedangdut yang sering bikin heboh.

Pamela Safitri kembali membuat sensasi. Setelah insiden di Ternate, tampaknya dia tidak belajar dari kesalahan. Padahal saat kejadian tersebut ramai diperbincangkan, Pamela sempat meminta maaf sampai menangis.

Kali ini kembali beredar goyangan hot dari Pamela dan rekan duetnya.

Dilansir Tribunstyle.com dari akun Instagram @lambe_lamis, Pamela dan rekan duetnya tersebut tampak berjoget hot disebuah rumah. Tampaknya mereka berada didapur sebuah rumah.

Pasangan duet ini pun asyik berjoget panas. Tak diketahui secara pasti apa maksud dari goyangan hot mereka ini.

Para netizen pun semakin tak habis pikir dengan apa yang dilakukan oleh rekan duet Pamela tersebut. Wanita berponi itu tampak menaik kaos yang dikenakannya keatas.

Bra yang dikenakannya pun menjadi terlihat jelas. Sebagian dari payudaranya bahkan terlihat menyembul.

Rekan duet Pamela ini sesekali juga memegang payudaranya yang tampaknya memang sengaja ingin dipamerkan

Melihat video goyangan hot mereka, para netizen pun memberikan berbagai tanggapan.


@eny_agusrini : "kenapa jg itu Bh mesti ditunjukin."
@ailia.jasmine : "Itu beha knp harus di pamerin sihhh...wkwkwk."
@decaa.ag : "Mungkin BH baru makanya pamer jadi diliatin."
@auahgelaaaapppp : "Terus kudu eta baju dibuka calana dibuka telanjang aja sekalian ! Manusia ga tau malu njir parah."
@angeliatiwie12 : "Knp dibukaaa?? Karena dia berhasil implannya min , kmren kan gak gedong2 amat . Skrg dibuka karena bangga udh bisa saingan gedong sm mbakeee pamela."



Patner berjogetnya rupanya juga mengunggah video yang sama.

Dari sejumlah postingan miliknya, dia kerap mengisi acara sebagai DJ alias Disc Jockey. Dalam sejumlah postingan, wanita itu diketahui bernama Dinar Candy.

Hmmm.. Maksudnya apa ya melakukan seperti itu? Ada yang tahu?






Thursday, July 27, 2017

Aneh Tapi Nyata! Video Seorang Perempuan Menikah Dengan Anjing Hanya Karena Ini.. BACA Kisahnya!


Bagi sebagian besar orang rasanya berat sekali jika dipaksa menikah dengan seseorang yang tidak dicintai. Apalagi jika kemudian pernikahan itu dipaksa kepada sosok yang lazim.

Seorang gadis asal India, Mangli Munda dianggap membawa kutukan oleh penduduk setempat sejak lahir. Gadis muda ini disebut-sebut adalah orang yang membawa sial.

Hal buruk apa pun yang terjadi di desa selalu disalahkan pada gadis muda ini.

Seorang tetua desa mengatakan kepada kedua orangtua si gadis, bahwa putrinya itu dirasuki roh jahat yang membawa nasib buruk.

Tetua itu mengatakan jika gadis itu menikah dengan seorang pria, keluarga dan desa akan tertimpa bencana.



Lalu, seekor anjing pun ditunjuk menjadi “pengantin pria” bagi pengantin perempuan. Anjing yang kebingungan itu dibawa ke pesta pernikahan.

Anjing ini dibawa dengan menggunakan sebuah mobil dan disambut meriah para tamu. Pesta pernikahan pun digelar, anak-anak  dan orang dewas dengan riang gembira menyambut perayaan itu.

Pernikahan tak wajar yang dialami oleh Mangli Muda tak lain untuk mengalihkan nasib buruknya. Inilah suasana pernikahan tersebut.




“Saya menikahi seekor anjing karena para tetua desa yakin roh jahat yang membawa nasib buruk bisa dialihkan ke anjing itu,” kata Munda kepada Barcroft TV.

“Setelah semua ini dilaksanakan, pria yang akan saya nikahi kelak bakal berumur panjang,” tambah si gadis yang tak pernah duduk di bangku sekolah itu.

Tetua adat menegaskan bahwa tradisi pernikahan dengan mempelai seekor anjing adalah satu-satunya cara untuk menghindar malapetaka.

“Kami harus segera menggelar pernikahan ini. Kami harus pastikan roh jahat itu dihancurkan,” kata tetua desa setempat.

“Dan menikahi anjing adalah satu-satunya jalan untuk menyingkirkan nasib buruk,” imbuhnya.

Setelah pernikahan itu, Munda menuturkan bahwa dirinya yakin akan menikahi seorang pria suatu hari.

Menurut dia, semua anak perempuan memimpikan akan menikahi pangeran berkuda putih suatu hari.

“Jadi aku juga menantikan pangeranku,” kata Munda.

Atas pernikahan putrinya ini, Ayah Munda menambahkan sudah banyak pernikahan seperti dialami putrinya di desa dan desa tetangga.

“Ini adalah suatu adat yang kami percaya,” katanya.

Berikut video kisah pernikahan perempuan tersebut dengan seekor anjing..






Wednesday, July 26, 2017

Heboh! Normalnya Nambal Atau Ganti Ban Maksimal 50 Ribu, Tapi Abang Tukang Tambal Ini Minta 500 Ribu!


Buat yang sering bepergian menggunakan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat harap selalu waspada dan hati-hati. Baru-baru ini timeline media sosial sedang ramai berita di timeline, seseorang yang "dipalak" oleh tukang tambal ban.

Jika dibandingkan di sepanjang Jalan Daan Mogot atau di Jalan Tubagus Angke, Jakarta Barat, para pengendera motor yang mana ban kenderaan roda dua mereka bocor atau terkena paku, hanya merogoh koceknya Rp 7.000 untuk biaya service.

Kali ini adalah kejadian yang bikin geleng-geleng kepala. Entah benar atau tidak, yang jelas mendatangkan kehebohan di kalangan netizen.

Postingan ini menjadi heboh saat di Facebook dengan sebuah akun @Noer R. Shiddiq. Pemuda ini menceritakan pengalamannya menambal ban motornya dengan biaya tak terkirakan.

Tak tanggung-tanggung biaya yang dikeluarkan pria ini sekitar Rp 500.000, ya itu kalau dihitung-hitung ada 5 lembar duit seratus ribuan yang diberikan ke penambal ban itu.

Benar gak sih? Begini ceritanya versi akun facebook ini :


Sekedar berbagi cerita dari kawan ane,

Ban motor bocor pas dilampu merah pertigaan puspem Tigaraksa, didorong ga jauh dari situ ada tambal ban (posisi sebelah kiri sejajar dengan pos polisi lampu merah tigaraksa),

Pas ditambal langsung dibongkar, karna posisi temen ane buru” ada acara ditangcity. Akhirnya minta ganti ban dalam aja karna mungkin selisih harga ga terlalu jauh dengan tambal,

Ternyata mintannya 100rb dengan merk kingtube, pas nanya harga tambal malah lebih mahal minta 500rb ????????????

Buat pelajaran aja bagi kita sebelum nambal nanya harga duluan supaya ga kena jebakan betmen karna kalau motor udah posisi dibongkar dia ga akan mau benerin kesemula lagi.

LOKASI TAMBAL BAN : PERTIGAAN LAMPU MERAH TIGARAKSA YANG MAU KEARAH CITRARAYA, POSISI SEKITAR 200M DARI POS POLISI TIGARAKSA

 

ban motor seharga 500 ribu

Postingan ini langsung disambar komentar pro dan kontra dari warganet.

“Yg bgini gw demen,kepung enak tuh,” bilang Elin

“Serius?” tulis inisal AM.

“Mau umroh nih kang tambel,” jawab Achmad.

“Hoaaax gua org Citra, prnh nambal d stu cuma 12 rebu,” tulis Ayi Widodo

“Mohon ts jangan asal bikin cerita fitnah,” imbuh Dedy Suhendri.



Astaghfirullah! Anak Ini Paksa Ibunya Untuk Melayani. Saat Ditangkap, Si Anak Beralasan Jika Ibunya yang Suka Menggoda! Ini Cerita Yang Sebenarnya..


Orang tua adalah seseorang yang dikirimkan oleh Allah SWT untuk menjaga dan mendidik kita. Oleh karena itulah sudah menjadi rahasia umum, seorang anak sepatutnya mencintai dan menghormati orangtua mereka.

Apalagi seorang ibu yang mengandung dan menjaga kita. Kemudian seorang ayah yang rela bekerja keras demi menghidupi kita.

Maka dari itu, anak diwajibkan untuk menghormati dan memberikan yang terbaik untuk mereka agar kedua orang tua tak kecewa.

Kendati demikian, namun perlakuan pria berusia 19 tahun asal Taiwan ini kepada ibunya yang berusia 40 tahun membuat publik terkejut.

Seperti dilansir Oriental Daily baru-baru ini, pria bernama Juang dibekuk polisi karena memaksa ibunya untuk "bersatu" dengannya.

Diketahui, orangtua Jiang bercerai saat dirinya masih kecil dan dia dipaksa tinggal di panti asuhan sejak perceraian kedua orangtuanya itu.

Di panti asuhan, Jiang tinggal hingga berusia 16 tahun dan hengkang untuk mencari pekerjaan. Nah, saat itu pula, sosok ibunya kembali muncul setelah lama meninggalkannya.

TVBS News mengatakan sang ibu ingin tinggal bersama Jiang karena tidak bekerja dan memerlukan anaknya untuk membiaya hidup sehari-hari.

Akhirnya, Jiang pindah dari panti asuhan untuk tinggal bersama ibunya di New Taipei City.

Karena ibunya tidak bekerja, setelah lulus sekolah menengah atas (SMA), Jiang mencari pekerjaan untuk menyokong kebutuhan hidupnya.



Ketika memasuki usia 18 tahun, Jiang tergoda dengan tatapan dan sosok sang ibu yang dinilainya awet muda sepeti di usia 20 tahun.

Jiang mengatakan, ketika bersama sang ibu, dirinya tidak merasakan ikatan keluarga layaknya ibu dan anak. Malah, imbuhnya, Jiang mulai tertarik kepada ibunya, tidak seperti hubungan orangtua dan anak.

Jiang pun merasa lumrah ketika dirinya menyukai ibunya. Karena itulah, Jiang memaksa sang ibu untuk melakukan hal itu dengannya.

Tak tahan dengan perlakuan anaknya, tahun kemarin, sang ibu melapor ke kantor polisi terdekat.

Sang ibu mengklaim Jiang memaksa dirinya untuk melakukan hal terlarang itu selama 4 kali dan mengancam akan berhenti membiayai hidupnya.

Sempat kabur, Jiang pun akhirnya ditangkap polisi. Jiang membantah perbuatan terhadap ibunya.

"Ibu saya yang menggoda saya. Dia selalu berpakai seksi di rumah sehingga membuat saya tergoda," tutur Jiang seperti dilansir World of Buzz.

Polisi terus menyelidiki kasus ini lantaran keterangan ibu dan anak tersebut berbeda.
 
Ibunya berkata anaknya yang memaksa untuk berhubungan, tapi sebaliknya malah si ibu yang suka menggoda? Heladalah... Bagaimana tanggapan kalian mengenai hal ini?



Friday, June 23, 2017

Mudah-mudahan Tidak Terjadi Di Indonesia! Orang Tua Di Mesir Bisa Dipenjara Jika Beri Anaknya Nama Ini..


Apalah arti sebuah nama? Itu kata beberapa orang yang mengabaikan sebuah nama. Padahal nama adalah suatu kebanggaan buat yang menyandangnya ataupun buat keluarganya.

Nama bukan cuma menjadi doa dan harapan yang diberikan orang tua kepada anaknya, tapi juga bisa jadi identitas unik bagi yang diberi nama. Bahkan, nama juga bisa jadi penanda asal negara atau bangsa seseorang, lho. Misalnya aja Smith khas Inggris, Aung khas Myanmar, Vladimir khas Rusia, dan Park khas Korea.

Namun, dengan adanya globalisasi dan modernisasi, pemberian nama udah gak lagi mementingkan unsur kedaerahan tempat tinggal. Makanya gak heran kalau sekarang nama seseorang banyak yang bercampur alias kombinasi.

Di Mesir, soal nama bakal punya aturannya sendiri lho, Feedies. Ada larangan ngasih nama tertentu. Kalau dilanggar, orang tua yang ngasih nama bakal dipenjara. Duh, kok bisa? Ini nih nama-nama yang gak boleh dipakai beserta alasannya.

Seperti dilansir Daily Mail, seorang anggota parlemen Mesir, Bedier Abdel Aziz mengajukan sebuah rancangan undang-undang. RUU tersebut berisi soal laranagn memberi nama asing atau Barat kepada bayi mereka. Kalau dilanggar, para orang tua tersebut bakal terancam hukuman hingga enam bulan penjara.

Bukan cuma ancaman penjara aja lho yang mengintai orang tua. Kalau aturan ini lolos, mereka yang nekat ngasih nama asing kepada anaknya bakal terancam denda denda 40-220 euro atau sekitar 677 ribu-3,7 juta rupiah.

Sontak RUU ini pun menuai kecaman dari para warganet (netizen) di Mesir. Warganet menilai pemberian nama merupakan masalah privat yang harusnya gak perlu diurusi parlemen.

Kalau kamu jadi warga Mesir, kamu bakal setuju gak, Feedies? Di satu sisi ingin melestarikan nama khas, di sisi lain memberi nama merupakan hak. Nah, bagaimana pendapatmu?



Baru Sadar! Inilah Akibatnya Jika Kita Terlalu Sayang Sama Mie S4MY4NG. Ambil Hikmahnya Dari Fenomena Ini..


Setelah vakum beberapa hari karena kru sedang ada keperluan, kini kami sedang menyoroti satu fenomena, yang kalau diperhatikan sebenarnya ini hanya masalah sepele. Namun jika dibiarkan terus menerus, hal tersebut bisa mengikis rasa persaudaraan antar warga. 

Negeri ini memang hobinya heboh untuk hal-hal yang dibolak-balik secara sesat. Besar dikecil-kecilkan, kecil ditiup-tiup biar besar. Soal yang terakhir ini, ambil contoh perihal seorang ibu yang bahkan belum pernah sekali pun kedapatan naik motor metik.

Gara-gara ibu bernama Miryam tersebut, selangkah lagi maling-maling akan dapat dengan bebas menuangkan hasrat memperkaya diri, calon suami sejenis Asworo bisa bebas membunuh calon istri, lelaki setampan Anwar bisa bebas memperkosa keponakan istri untuk kemudian dibantu keluar penjara sama istrinya yang bernama Ade Irma Suryani, hingga penjahat kerah putih bebas otak-atik uang rakyat karena KPK dan Polri mau dibekukan anggarannya. Ngomong-ngomong, itu anggaran apa ASI perah?

Kalau urusan satu orang saja bisa bikin maling se-Indonesia bahagia karena aspirasinya didengar dan bahkan disampaikan secara cerdas, di sisi sebelah ada persoalan yang pemahamannya kurang lebih sama, sesederhana cuci tangan sesudah makan tapi justru pembahasannya menjadi mandi besar sesudah ngemil. Urusannya terkait asing aseng dan menistakan makanan penolong anak kos yang bernama mi instan. Perkara itu bernama Samyang.

Badan POM—yang kalian bilang sebagai BEPEPOM. Ya, BE-PE-POM itu—telah mengeluarkan rilis untuk menarik beberapa produk makanan instan asal Korea Selatan, salah satunya menyangkut makanan kesukaan anak bangsa yang begitu ngehits, si Samyang itu. Tidak butuh waktu lama, komentar muncul bergulung kayak ombak.

Namanya juga ombak, walau begitu keras menghantam batu, pasir, maupun paha-paha yang bertebaran di pantai, pada akhirnya pecah dengan kosong. Dan memang sekosong itulah isi komentar-komentar yang berseliweran dan dikeluarkan oleh para kaum-mendadak-pakar yang begitu mudah ditemukan di era Reformasi.

Pada akhirnya pembahasan Samyang tidak jauh beda dengan teroris, tidak jauh melipir dari penistaan agama. Maka dari itu, sebagai kalangan pemakan babi yang sekaligus pernah jadi auditor halal internal, hati saya tergerak untuk mendapat honor dari Mojok memberi sedikit inspirasi batin menyoal Samyang ini.

Perkara Samyang yang lagi heboh ini sudah jelas dalam rilis yang dikeluarkan regulator, yakni ada empat produk makanan instan yang diimpor sebuah perusahaan yang terdiri dari Samyang, Nongshim, dan Ottogi yang setelah diuji dinyatakan positif DNA babi, namun dalam pelabelannya tidak ada keterangan “mengandung babi”. Asli, Kak, semuanya pada dasarnya sesederhana itu.

Penandaan yang dimaksud Badan POM, seharusnya di kemasan produk ada tulisan “mengandung babi” ditulis dengan huruf merah plus ada gambar babi. Jadi, yang ditarik itu begitu dicek positif DNA babi, kalau mau beredar lagi harus mencantumkan kandungan babi dalam komposisi dan kemudian menambahkan tulisan tersebut. Sangat mudah, bukan?

Komentar mengenai Samyang ini begitu istimewa karena ada dua kubu yang silih berganti melontarkan mantra pengawuran masing-masing. Masyarakat lantas terbelah begitu nyata menjadi tiga, yakni sebagian pro-babi, separo anti-babi, sisanya pro-Jeng Ana dengan istilah medisnya yang warbyasa itu. Aduh, pemilihan presiden tiga tahun silam saja sudah bikin negeri terbagi dua, sekarang babi pun ikut-ikutan memecah belah bangsa.

Kalangan pro-babi dengan segenap aksiomanya bahkan mempertanyakan apakah Badan POM melayani seluruh rakyat dan tumpah darah Indonesia atau hanya golongan tertentu? Perkara Samyang berlari ke arah isu pluralisme, saudara-saudari! Seolah-olah penarikan Samyang yang mengandung babi adalah penistaan terhadap sekian puluh juta masyarakat Indonesia yang diperkenankan makan babi. Fitnah pun bermunculan bahwa ada kompetitor besar yang bermain di balik penarikan produk Korea Selatan tersebut dan berujung pada, “Wani piro?”

Kalau mau iseng, cek sajalah di Badan POM itu produk dengan kata kunci babi, akan bertebaran produk kornet daging babi, pangsit isi daging babi, hingga dendeng babi. Nggak ada itu namanya menarik segala hal yang berhubungan dengan babi hingga kemudian kalangan pemakan babi tidak diperkenankan mencicipi olahan babi sama sekali hingga pada akhirnya merusak keberagaman bangsa.

Asli, ini sama kayak situ lihat gadis cantik di lampu merah dan situ langsung berfantasi begitu liar bahwa gadis itu nanti akan menua bersama situ dan menjadi nenek dari cucu-cucu situ. Jauh, Kak, jauh.

Kalangan anti-babi juga muncul dengan sepenuh mati mempertanyakan bagaimana mungkin pemerintah bisa kecolongan kemasukan produk haram semacam itu. Padahal tidak secuil regulasi pun di Indonesia yang melarang impor makanan haram, sejauh ketentuan dipenuhi dengan paripurna.

Kisah kemudian beranjak pada konspirasi asing aseng untuk memasukkan barang-barang haram dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Semuanya adalah ulah kolaboratif zionis, komunis, sepilis, kapitalis, hingga gambar alis. Sebahagiamu ajalah.

Saya kadang bingung kenapa produk Samyang dari satu importir saja tetiba jadi pembahasan berlarut-larut dan berlari-lari dari konspirasi asing aseng hingga gangguan terhadap pluralisme bangsa ini. Begitu laparkah kita untuk ribut sampai harus memperkarakan Samyang yang bahkan harganya tidak terjangkau kantong anak kos itu?

Perkara halal memang sesuatu yang harus digarap dengan begitu hati-hati karena kita bicara tentang Indonesia, sebuah negara yang sangat agamis. Menyoal produk halal lebih sensitif sehingga tidak akan pernah dalam urusan produk halal akan muncul pernyataan keras, “halalin aku, Mz!”

Maka, jangan heran isu kandungan babi dalam makanan—dan juga obat-obatan—masih menjadi isu yang bahkan lebih laten dari Komunisme. Keberadaan kandungan babi dalam penyedap makanan hingga vaksin silih berganti muncul, terlebih pada zaman ketika jejak digital menjadi begitu kejam untuk diungkit sekali-kali. Keberadaan babi juga menjadi diskusi yang tiada kunjung berakhir sebagaimana kepedihan masyarakat jomblo Indonesia atas tunangannya Raisa dengan pria mature seperti Hamish.

Bagaimanapun, konsumsi makanan yang halal wajib hukumnya bagi kaum muslim. Maka dari itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dalam hal ini Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan, dan Kosmetika (LPPOM MUI), memiliki aturan tersendiri yang dikenal dengan HAS 23000:1.

Disebutkan dengan begitu jelas dalam salah satu isi dari bab “Bahan” bahwa yang dimaksud sebagai bahan adalah bukan dari babi dan tidak mengandung bahan dari babi dan turunannya. Fix ya, anak babi juga nggak boleh karena dia masih keturunan babi.  

Wallaahu A'lam ..