Showing posts with label keluarga. Show all posts
Showing posts with label keluarga. Show all posts
Monday, August 7, 2017

Terungkap! Beda Dengan Berita di Media, Ini Kisah Pria Yang Dibakar Hidup-hidup Versi Pengurus Musola




Bila sebelumnya dari pengakuan saksi mata ada pengakuan pria yang dibakar hidup-hidup kalau ia tak melakukan pencurian ampli. Namun kesaksian pengurus musala berbeda.

Reporter Tribunnews.com menemui langsung dan mewawancarai secara eksklusif bagaimana rentetan kejadian secara detail, hingga pria ini tertangkap lalu dihajar massa.

Muhammad Al Zahra alias Joya (30) warga Kampung Jati RT 04/05, Desa Cikarang Kota, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi yang dibakar hidup-hidup, berdasar cerita pengurus musala diduga kuat melakukan pencurian amplifier musala.

Sekuat tenaga pengurus musala dan beberapa tokoh mengamankan Joya. Pengurus musala bahkan sempat kena pukul warga yang emosi karena mengamankan Joya.

Suatu saat kondisi tenang, Rojali lalu ambil motor dan mengembalikan ampli ke musala, tapi malamnya ia kaget ternyata pria yang diduga kuat pelaku pencurian tersebut dibakar hidup-hidup.

Bagaimana kisah selengkapnya? Simak perbincangan langsung dengan Pak Rojali, Pengurus Mushola.


Air bekas wudhu masih terlihat di wajah Rojali, dua titik berwarna hitam, jelas terlihat di keningnya. Janggut yang memanjang juga terlihat masih basah. Kedua bola matanya terlihat merah dengan garis tipis di kedua ujung mata.

"Tidak bisa tidur nyenyak," katanya usai menjalani salat Dzuhur di Musala Al Hidayah, Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (5/8/2017).

Rojali merupakan satu-satunya orang yang melihat betul kejadian saat MA masuk dan keluar dari musala tanpa mengucap sapa sama sekali, meski berpapasan sangat dekat.

Tidak ada juga senyum dari MA kepada Rojali yang saat itu sedang membersihkan halaman musala.

Saat Tribun mencoba untuk meminta kronologi kejadian, senyum terkembang dari Rojali terlihat. Seraya berdiri dari tempat salatnya, Rojali mengajak.

"Mari saya ceritakan supaya jelas semuanya," ajaknya keluar dari musala.

Dia mulai menuturkan saat awal pertemuannya dengan MA di depan musala yang didominasi warna biru cerah itu. MA sama sekali tidak mengucap salam atau senyum kepada pria berusia 40 tahun itu. Padahal dia berada persis di halaman musala.

MA kemudian mulai mencari tempat Wudhu untuk menunaikan salat Ashar. Sementara Rojali mengambil selang air untuk diisi di dalam sebuah ember besar tidak jauh dari halaman musala.

Pasalnya, pada hari itu, akan ada acara haul organisasi setempat yang akan diadakan di musala itu.

"Itu di depan banyak debunya, jadi saya mau bersihkan halaman. Soalnya malam mau dipakai acara. Jadi saat saya isi ember, MA itu ambil wudhu di keran kedua itu," dia menunjuk tempat Wudhu yang berada di sisi kanan musala.

Beberapa saat kemudian, dia kembali berpapasan dengan MA yang hendak keluar dari musala, dan sekali lagi, tidak ada senyum dan sapa kepada Rojali yang hendak kembali ke Musala dari warung pulsa yang berjarak 10 meter.

"Pas keluar ya biasa saja, saya tidak memperhatikan betul dia. Hanya lewat saja sudah," tuturnya.

Zainudin, kerabat Rojali tidak lama datang untuk mengecek kesiapan sound system musala yang akan digunakan untuk acara malam itu.

Di situ, Rojali baru sadar ketika satu amplifiernya yang digunakan untuk adzan Ashar sudah lenyap.

"Saya bilang ke mamang saya ada kok tadi. Saya Adzan Ashar kan pakai itu. Saya cek ke dalam, saya baru ingat si MA itu karena hanya dia sendirian yang masuk ke sini terakhir. Saat salat Ashar pun saya hanya berdua sama anak saya," jelas pegawai kantor Minyak Sawit itu.


Bersujud minta maaf


MA dicari oleh sejumlah orang dari Desa Hurip Jaya usai Rojali menceritakan kehilangan amplifier kepada para tetangga sekitar dan anak-anak muda yang ada di sekitar rumahnya.

Mereka semua, kata Rojali, berpencar untuk mencari orang yang membawa sepeda motor berwarna merah dan amplifier di depan joknya.

"Ampli-nya lumayan besar. Jadi saya pikir akan ditaruh di antara jok motor dan setang. Saya mintakan bantuan untuk menemui sepeda motor bebek warna merah," kata dia.

Sekitar 30 menit pencarian, akhirnya, Rojali menemukan MA di tengah jalan. Saat dipepet, MA seketika tancap gas dan kejar-kejaran berlangsung.

Sekitar 500 meter mengejar, MA kemudian melarikan diri ke kali dekat dengan jalan raya. Di sana, sudah banyak pemuda yang berteriak "Maling-maling,"

"Saya saat itu juga ikut mengejar. Tapi Demi Allah, Demi Rasulullah, saya tidak meneriaki dia. Justru saya meminta agar dia dilepaskan dan amplifier musala bisa kembali," kata dia dengan suara tegas.

Bogem mentah tidak dapat dihindari, saat MA keluar dari kali dan tersungkur di jalanan.

Rojali masuk ke dalam kerumunan dan meminta tokoh masyarakat setempat menenangkan massa.

Beberapa pukulan juga sempat melayang ke arah belakang Rojali dan tokoh agama yang berada untuk melindungi MA untuk mempersiapkan acara haul di musala dekat rumahnya.

"MA sempat bangun dan bersujud minta maaf di hadapan saya. Dia bilang minta maaf berulang kali," suara Rojali mulai lirih.

Sesaat keadaan mulai tenang ketika tokoh masyarakat hadir dan akan membawa MA ke Balai Desa setempat untuk dilindungi.

Rojali mempercayai langkah selanjutnya kepada tokoh setempat untuk penanganan selanjutnya dan kembali ke motornya untuk mengambil satu amplifier yang dibawa oleh MA.




Baca Juga : WOW!! Mobil Terbaru Dari Mitsubishi ini Ternyata Jauh Lebih Murah dari Kompetitor, Ini Dia Harganya

"Saya baru tahu malamnya kalau dia dibakar. Demi Allah, itu biadab sekali. Tak pernah saya berpikir kalau akan berakhir seperti itu. Allah membalas perbuatan itu," ucapnya seraya jari telunjuknya menghadap ke atas.

Wallahu A'lam..



Sumber
Saturday, August 5, 2017

Mengharukan!! Awalnya Ibu yang Simpan Bayi di Freezer Ini Dihujat, Sekarang Malah Simpati. Kok Bisa?




Kasus bayi yang dibuang dalam freezer benar-benar menyita perhatian publik. Tidak hanya warga di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, tapi dunia maya juga heboh sampai kasus ini menjadi viral di sosial media.

Perbuatan SA (24), ibu sang bayi, kini menjadi pro kontra di kalangan warganet. Awalnya netizen ramai-ramai menghujat perbuatan ibu muda ini yang tega membuang bayinya di dalam freezer.

Apalagi jasad sang bayi dibiarkan membeku selama tiga bulan dalam freezer, bercampur dengan daging ayam, dan bahan makanan lainnya.

"Tolong lh ibu nya di masukin juga dalam prezer biar dia juga rasa gi mna si ade waktu di masukin dalam prezer. dasar orNg tua set*n.. pengen rasanya ku tusuk p*kinya tuh bh... a*j*ng betul2 itu perempuan".

Begitulah umpatan salah seorang netizen di media sosial beberapa hari lalu.

Namun setelah SA ditahan dan memberikan pengakuan pada Polisi, komentar netizen mulai berbalik arah. Tidak sedikit warganet yang justru iba melihat kondisi ibu muda tersebut.

Komentar-komentar itu dituangkan dalam grup Facebook Bubuhan Samarinda, Sabtu (5/7/2017) sore.

Netizen iba terhadap kondisi SA yang berstatus istri siri sampai harus melahirkan sendirian tanpa bantuan siapapun. Apalagi diduga proses melahirkan itu di dalam air yang membuat si ibu lemas sehingga bayinya tak terselamatkan.

Berikut komentar netizen:

Puji Mulia: Kasian jg mba nih..

Novita Sari: Kebijakan dan kondisi yg membuat seseorang berbuat nekat diluar nalar manusia

Ria: Jangan di jugde lagi kasian kalau kita diposisi dia juga belum tentu bisa berbuat lebih baik anaknya juga sudah duluan meninggal bukan ibunya yang bunuh, doakan saja semoga jalan hidupnya lebih baik

Tiffany Evelyna Arta: Jd karna apa mba meninggal nya ...saya gk baca itu mba

AV Hutagalung: Sepertiny klmaan di dlm air mba..krna si ibu sempat lemas. Dia melahirkan di air..panduannya yutub..tanpa bantuan siapapun

May May: itulah akibatnya ga berpikir panjang ketika mw dinikahi secara siri. makanya di dlam islam sebenarnya nilah siri itu haram krn bnyak ruginya bagi pihak perempuan. hanya saja org"awam sperti kita" ini ditipu dgn ajaran yg agak sesat klo nikah siri itu halal. pdhal haram krn lbih bnyak ruginya. liat z hasilnya dri nikah siri.

Nia Alif Baim: Nikah siri itu halal bu... beda nya..ga terdaftar di negara tapi sah secara islam... asal syarat2 nikah lengkap.. wali .. saksi.. akad.. Cuman msalahx disini... ga semua berjalan lancar... karna tidak terdaftar di negara... banyak rugi di perempuan.. tidak bs menuntut apabila suamix berbuat macam2... ujung2x stres.. dan salah satux kejadian seperti di atas.. kalo bs legalkan oleh negara lebih baik..
Maaf kalo ada kata yg menyinggung

Nonaa Maniizz: Kasian jg ya sang ibu

AV Hutagalung: Enak di laki..nyesek sampe ke bathin si ibu..semoga bertaubat y bu..sedih juga bca kisah mu..mudh2n klo bebas nti bisa mnikah secara hukum..

Felisitas Ping Kilah: Intinya menghilangkan nyawa manusia, semoga diadili seadil adilnya, bayi nya ga berdosa dan ga minta dilahirin.



Terungkap Cara SA Melahirkan Anaknya Sendirian


Seorang psikolog di Kota Tarakan, Fanny Sumajaow melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap SA di ruangan Perlindungan Perempuan Anak (PPA), Kantor Polres Tarakan.

Dari pemeriksaan itu terungkap bahwa SA melahirkan bayinya pada 28 Mei 2017 pukul 06.00 Wita.

SA melahirkan di kamar mandi dengan cara water birth atau melahirkan di dalam air. SA mengetahui cara ini dengan melihat video water birth melalui YouTube.

Bermodalkan video di YouTube, SA mencoba seorang diri melahirkan tanpa dibantu siapapun, termasuk ibu dan keluarganya.

Saat perutnya mulas hendak melahirkan, ia mengambil baskom bayi milik anak pertamanya berusia 2,5 tahun berinisial BC. Baskom itu ia isi air.

Ketika merasakan kesakitan luar biasa, akhirnya ia berusaha melahirkan sendiri.

“Saat bayinya keluar, SA melihat bayinya bergerak. Namun waktu mau diangkat ternyata bayinya sudah tidak bergerak. Mungkin sudah lama di dalam air, karena waktu itu SA mengaku lemas usai melahirkan.

Bahkan bayinya sempat di taruh di lantai dan SA mengambil gunting untuk memotong tali pusarnya,” ujar Fanny, Sabtu (5/8/2017).

Menurut Fanny, usai melahirkan dan melihat bayinya tidak bergerak, pikiran SA kalut dan akhirnya mengambil plastik hitam lalu membungkus bayinya. Bayi tersebut dimasukkan ke dalam freezer kulkas yang ada di rumahnya.

“Menurutnya kalau dikuburkan takut ketahuan, jadi disimpan di freezer,” ujar Fanny.
Dua hari kemudian tepatnya 30 Mei 2017, SA berinisiatif memindahkan bayinya ke dalam freezer di tempat pencucian mobil milik suaminya di Jalan Pulau Bunyu, RT 11, Kelurahan Kampung Satu, Kota Tarakan.

“Saya melihat SA ini tidak mengalami gangguan kejiwaan. Apa yang dilakukan SA dalam keadaan sadar, hanya saja ada tekanan pikiran. Apalagi waktu saya suruh gambar, ternyata SA menggambarkan orang dengan bentuk lidi. Ini menandakan kalau SA pola pikirnya masih anak-anak.

Jadi kalau punya mainan rusak, yah dibuang,” kata Fanny.



Sumber
Wednesday, August 2, 2017

Mengejutkan! Caisar Joget Lagi, Istrinya Tulis Pesan Yang Membuat Kita Terharu. Ini Pesannya..


Kemunculan Caisar Aditya Putra atau akrab Caisar 'YKS' berjoget di salah satu stasiun televisi swasta menyedot perhatian warganet.

Sebelumnya, suami Indadari itu mengaku hijrah dan memilih untuk meninggalkan dunia hiburan yang telah membesarkannya. Tapi tiba-tiba ia muncul lagi di 'Pesbukers'. Caisar kembali berjoget.

" Ada sesuatu yang baru, yang pastinya akan menggegerkan Pesbukers. Ini dia!" kata Raffi Ahmad dalam tayangan 'Pesbukers' yang tayang di ANTV hari ini, Rabu 2 Agustus 2017.

Kamera langsung menyosot seseorang yang mengenakan jubah. Dan setelah jubah dibuka, pria itu berpakaian bergaya bak Elvis Presley.

" Pesbukers goyang lagi yuk!" kata pria yang ternyata Caisar. Lagu ‘Kereta Malam’ pun mengalun. Caisar dengan energik memimpin beberapa orang lain untuk bergoyang bersamanya. Begitu meriah.

Tak lama Caisar tampil bergojet, sang istri langsung menulis sebuah status di instastory akun instagram miliknya.

" Akhir cerita kita @caisar_abukipsmail" tulis Indadari di video yang memperlihat tangan terinfus. Dari video itu terlihat tengah berada di sebuah kamar rumah sakit.


Melalui akun instagramnya juga, Indadari memberi jawaban atas kabar itu. Indadari juga menyiratkan pesan untuk sang suami agar bersabar dengan hijrahnya.

" Sabar.. Sabar sedikit lagi dalam berhijrah dan berusaha istiqamah.. Sabar.. Sabar sedikit lagi.. Sampai kita memasuki surga dimana tidak akan ada lagi kesedihan, tdk akan ada lagi ujian, dan kita tersenyum dan sama2 berkata " alhamdulillah akhirnya kita sampai juga disini .." Cc : @caisar_abukipsmail," tulis Indadari di akun instagramnya diakses Dream, Rabu 2 Agustus 2017.





Tak lama curhatan Indadari soal perjuangan hijrah itu langsung ramai diserbu komentar warganet. Kebanyakan dari mereka mendukung dengan memberikan semangat kepada Indadari dan suaminya Caisar.

" Smangad teteh @indadari sayang . Insha Allah, Allah brikan yg terbaik.. Serta kesabaran yg tak terbatas.. Allah kuatkan teteh menghadapi semuanya.. Peluk teteh @indadari,"  tulis akun@ummahnyanakanak.

" Semangat mba @indadari .. Ishbir... Semoga Allah senantiasa melindungi keluarga mba... Aamiin,"  tulis akun @khansaraisha.


Mudah-mudahan mereka berdua baik-saja dan tercapai apa yang mereka impikan...



Mengagumkan! Baru Lahir, Posisi Tangan Anak Kedua Dude-Alyssa Sudah Bisa Seperti Ini




Kabar bahagia telah menyelimuti pasangan Alyssa Soebandono dan Dude Harlino. Pasangan muda ini dikabarkan kembali dikaruniai anak kedua berjenis kelamin laki-laki.

Kabar bahagia ini terungkap setelah anggota keluarga Alyssa, yaitu sang kakak Ananda Soebandono dan adiknya Annisa Soebandono, mengunggah video singkat instagram storynya yang menampilkan wajah keponakan barunya tersebut.



Ditilik dari unggahannya yang sempat disunting akun gosip, terlihat sosok bayi mungil yang masih merah dengan balutan kain berwarna hijau itu.


" Congralutions @ichasoebandono & @dude2harlino," tulis Ananda dan Annisa Soebandono melengkapi keterangan foto bayi Icha dan Dude, diakses Dream, Rabu 2 Agustus 2017.

Kabar bahagia ini membuat heboh warganet. Mereka memberikan ucapan selamat ke pasangan ini.

Disamping kabar kelahiran, warganet juga gemas dengan wajah serta posisi tangan dari bayi mungil tersebut. Banyak warganet tertegun melihat tangan anak kedua Icha dan Dude yang terlihat seperti sedang berdoa.

" Seperti sedang berdoa yaa , masyaAllah," tulis akun @fangiestia.

" Tangan nya berdoa , " he say Alhhamdulillah " tulis akun @mikafadillah.

Sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari Icha maupun Dude terkait kabar kelahiran tersebut. Redaksi Dream masih berusaha mengkonfirmasi soal kabar bahagia ini.

Selamat ya Icha dan Dude!




Sumber
Friday, July 28, 2017

Innalillahi! Diduga Ada Tekanan Batin, Rosita Siswi Yang Heboh Soal Tabungan 42 Juta Meninggal Dunia





Rejeki, jodoh, dan ajal, ketiga hal tersebut tidak bisa diduga datangnya bisa kapan saja. Hanya Dialah yang tahu. Begitu pula dengan yang dialami anak perempuan yang malang ini.

Rosita, siswi sebuah MTs Negeri di Kabupaten Malang yang sempat viral lantaran tabungannya beda versi soal nominal dengan pihak sekolahnya. Rosita ditemukan meninggal dunia di kamar rumahnya, pukul 05.00 WIB.

Jenazah korban ditemukan meninggal dunia oleh ibunya, Wijiyati dengan kondisi mulut mengeluarkan busa. Jenazah korban langsung dibawa ke rumah sakit Saiful Anwar untuk menjalani pemeriksaan.

Kasatreskrim Polres Malang AKP Azi Pratas Guspitu mengatakan, belum diketahui penyebab pasti kematian korban. Pihak kepolisian sedang melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan sejumlah pihak.

"Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Kemungkinan ada tekanan. Sebelumnya juga pernah masuk rumah sakit, karena sakit lambung," kata Azi, Jumat




 Korban ditemukan meninggal dunia Jumat (27/7) di dalam kamar rumah Desa Ngingit, Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang. Kematian korban dilaporkan ke Polsek setempat sekitar pukul 06.00 WIB.

Rosita dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk menjalani visum. Pihak kepolisian sendiri belum bisa meminta keterangan dari orangtua korban.

"Nanti kita minta keterangan dari keluarga. Karena orang tuanya masih shock belum bisa memberikan keterangan," katanya.

Rosita sendiri sebelumnya sempat mengalami depresi akibat uang tabungannya tidak diakui tempat sekolahnya.

Pihak sekolah sesuai catatan, hanya sebesar Rp 135 ribu saja. Sedangkan ibu Rosita mengklaim tabungannya Rp 42,7 juta.

Semoga Rosita tenang di Sisi Yang Maha Kuasa.



Sumber
Thursday, July 27, 2017

Aneh Tapi Nyata! Video Seorang Perempuan Menikah Dengan Anjing Hanya Karena Ini.. BACA Kisahnya!


Bagi sebagian besar orang rasanya berat sekali jika dipaksa menikah dengan seseorang yang tidak dicintai. Apalagi jika kemudian pernikahan itu dipaksa kepada sosok yang lazim.

Seorang gadis asal India, Mangli Munda dianggap membawa kutukan oleh penduduk setempat sejak lahir. Gadis muda ini disebut-sebut adalah orang yang membawa sial.

Hal buruk apa pun yang terjadi di desa selalu disalahkan pada gadis muda ini.

Seorang tetua desa mengatakan kepada kedua orangtua si gadis, bahwa putrinya itu dirasuki roh jahat yang membawa nasib buruk.

Tetua itu mengatakan jika gadis itu menikah dengan seorang pria, keluarga dan desa akan tertimpa bencana.



Lalu, seekor anjing pun ditunjuk menjadi “pengantin pria” bagi pengantin perempuan. Anjing yang kebingungan itu dibawa ke pesta pernikahan.

Anjing ini dibawa dengan menggunakan sebuah mobil dan disambut meriah para tamu. Pesta pernikahan pun digelar, anak-anak  dan orang dewas dengan riang gembira menyambut perayaan itu.

Pernikahan tak wajar yang dialami oleh Mangli Muda tak lain untuk mengalihkan nasib buruknya. Inilah suasana pernikahan tersebut.




“Saya menikahi seekor anjing karena para tetua desa yakin roh jahat yang membawa nasib buruk bisa dialihkan ke anjing itu,” kata Munda kepada Barcroft TV.

“Setelah semua ini dilaksanakan, pria yang akan saya nikahi kelak bakal berumur panjang,” tambah si gadis yang tak pernah duduk di bangku sekolah itu.

Tetua adat menegaskan bahwa tradisi pernikahan dengan mempelai seekor anjing adalah satu-satunya cara untuk menghindar malapetaka.

“Kami harus segera menggelar pernikahan ini. Kami harus pastikan roh jahat itu dihancurkan,” kata tetua desa setempat.

“Dan menikahi anjing adalah satu-satunya jalan untuk menyingkirkan nasib buruk,” imbuhnya.

Setelah pernikahan itu, Munda menuturkan bahwa dirinya yakin akan menikahi seorang pria suatu hari.

Menurut dia, semua anak perempuan memimpikan akan menikahi pangeran berkuda putih suatu hari.

“Jadi aku juga menantikan pangeranku,” kata Munda.

Atas pernikahan putrinya ini, Ayah Munda menambahkan sudah banyak pernikahan seperti dialami putrinya di desa dan desa tetangga.

“Ini adalah suatu adat yang kami percaya,” katanya.

Berikut video kisah pernikahan perempuan tersebut dengan seekor anjing..






Wednesday, July 26, 2017

Astaghfirullah! Anak Ini Paksa Ibunya Untuk Melayani. Saat Ditangkap, Si Anak Beralasan Jika Ibunya yang Suka Menggoda! Ini Cerita Yang Sebenarnya..


Orang tua adalah seseorang yang dikirimkan oleh Allah SWT untuk menjaga dan mendidik kita. Oleh karena itulah sudah menjadi rahasia umum, seorang anak sepatutnya mencintai dan menghormati orangtua mereka.

Apalagi seorang ibu yang mengandung dan menjaga kita. Kemudian seorang ayah yang rela bekerja keras demi menghidupi kita.

Maka dari itu, anak diwajibkan untuk menghormati dan memberikan yang terbaik untuk mereka agar kedua orang tua tak kecewa.

Kendati demikian, namun perlakuan pria berusia 19 tahun asal Taiwan ini kepada ibunya yang berusia 40 tahun membuat publik terkejut.

Seperti dilansir Oriental Daily baru-baru ini, pria bernama Juang dibekuk polisi karena memaksa ibunya untuk "bersatu" dengannya.

Diketahui, orangtua Jiang bercerai saat dirinya masih kecil dan dia dipaksa tinggal di panti asuhan sejak perceraian kedua orangtuanya itu.

Di panti asuhan, Jiang tinggal hingga berusia 16 tahun dan hengkang untuk mencari pekerjaan. Nah, saat itu pula, sosok ibunya kembali muncul setelah lama meninggalkannya.

TVBS News mengatakan sang ibu ingin tinggal bersama Jiang karena tidak bekerja dan memerlukan anaknya untuk membiaya hidup sehari-hari.

Akhirnya, Jiang pindah dari panti asuhan untuk tinggal bersama ibunya di New Taipei City.

Karena ibunya tidak bekerja, setelah lulus sekolah menengah atas (SMA), Jiang mencari pekerjaan untuk menyokong kebutuhan hidupnya.



Ketika memasuki usia 18 tahun, Jiang tergoda dengan tatapan dan sosok sang ibu yang dinilainya awet muda sepeti di usia 20 tahun.

Jiang mengatakan, ketika bersama sang ibu, dirinya tidak merasakan ikatan keluarga layaknya ibu dan anak. Malah, imbuhnya, Jiang mulai tertarik kepada ibunya, tidak seperti hubungan orangtua dan anak.

Jiang pun merasa lumrah ketika dirinya menyukai ibunya. Karena itulah, Jiang memaksa sang ibu untuk melakukan hal itu dengannya.

Tak tahan dengan perlakuan anaknya, tahun kemarin, sang ibu melapor ke kantor polisi terdekat.

Sang ibu mengklaim Jiang memaksa dirinya untuk melakukan hal terlarang itu selama 4 kali dan mengancam akan berhenti membiayai hidupnya.

Sempat kabur, Jiang pun akhirnya ditangkap polisi. Jiang membantah perbuatan terhadap ibunya.

"Ibu saya yang menggoda saya. Dia selalu berpakai seksi di rumah sehingga membuat saya tergoda," tutur Jiang seperti dilansir World of Buzz.

Polisi terus menyelidiki kasus ini lantaran keterangan ibu dan anak tersebut berbeda.
 
Ibunya berkata anaknya yang memaksa untuk berhubungan, tapi sebaliknya malah si ibu yang suka menggoda? Heladalah... Bagaimana tanggapan kalian mengenai hal ini?



Tuesday, July 25, 2017

Mengharukan!! Kisah Peloper Koran Cium Kaki Ibu Usai Dilantik Jadi Perwira Angkatan Laut


Suasana mengharukan meliputi pelantikan 729 Prasetya Perwira (Praspa) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri. Sebagian dari mereka tak kuasa menahan air mata karena bangga dan terharu. Para perwira muda ini dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Halaman Istana Merdeka, Jakarta.

Setelah selesai dilantik dan mengikuti sesi foto bersama dengan Presiden, perwira remaja TNI dan Polri diperkenankan dihampiri oleh keluarga mereka meski tengah berbaris di lokasi upacara. Saat itulah, momen mengharukan terjadi di Istana.

Sebagian dari mereka terlihat bersimpuh di kaki kedua orangtuanya. Alhasil, air mata dari ratusan prajurit yang telah lulus itu 'membanjiri' Istana. Salah satunya merupakan Letnan Dua Satya PD yang merupakan prajurit TNI Angkatan Laut.

"Perasaan saya setelah dilantik oleh bapak Presiden Jokowi sangat bangga. Apalagi pertama kali untuk leting (angkatan) kami di Istana Negara. Itu sangat membanggakan sekali buat kami satu leting. Dan kehadiran orangtua mungkin lebih menambah antusias, dan hati saya yang jadi lebih senang," katanya.

Satya mengatakan menjadi seorang prajurit TNI merupakan cita-citanya dari kecil. Pemuda asal Surabaya ini bercerita sebelum menjadi prajurit pernah menyambung hidup dengan bekerja sebagai loper koran dan menjadi sales di sebuah supermarket. Hal ini dilakukan olehnya karena pernah tiga kali tak lolos seleksi.

"Tiga kali saya mendaftar. Tiga kali baru lulus," ujarnya.

Dia mengatakan tak kuasa menahan air mata seolah tak percaya karena hasil jerih payahnya selama ini hanya dibantu oleh ibunya seorang karena sang ayah telah meninggal dunia.

"Rasanya seperti tidak mungkin aja. karena dengan hanya satu orangtua saja bisa membesarkan menjadi seorang Perwira. Beda dengan yang lain, yang orangtuanya masih lengkap," ujarnya.

Dia beralasan menjadi prajurit memang untuk memiliki penghasilan yang jelas. Namun, untuk menjadi Angkatan Laut dikarenakan dirinya berasal dari Surabaya.

"Karena saya tinggal di Surabaya saya hanya bisa melihat tokoh seseorang itu hanya Angkatan Laut yang bisa di daftarnya hanya Angkatan Laut saja. Kalau Akpol, Akmil belum sempat terpikirkan," ujarnya.

Sang Ibu Srimami Khoirunnikmah mengatakan, telah berjuang begitu keras untuk melihat anaknya menjadi seorang prajurit selama empat tahun terakhir. Sembari meneteskan air mata, dia tak kuasa menyampaikan rasa bangganya kepada sang anak.

"(Menjadi prajurit) bukan hanya sekedar mencari gaji, tapi juga mengabdi kepada bangsa, negara dan agama," ujar Srimami yang bekerja sebagai pembuat bumbu pecel ini.

Perjuangan mewujudkan cita-cita anaknya itu diakui olehnya memang berat. Sebab, saat masih di tingkat II, Satya kehilangan ayahnya yang merupakan PNS dengan posisi terakhir menjabat sebagai Sekretaris Camat Kecamatan Asemrowo itu.

"Banyak sekali cobaan, rintangan yang dihadapi. Tapi saya mencoba tegar, walaupun sebenarnya tiap malam hati saya menangis. tetapi alhamdulillah saya bisa mewujudkan cita-cita dia," ujarnya.


Hati-hati Dengan Bayi Anda!! Ini Cara Yang Tepat Menggendong Bayi Sesuai Usianya dengan Selendang Jarik


Bayi masih kecil jangan digendong mengangkang, nanti kakinya jadi O", atau "nanti sakit kalau pipis", atau "leher bayinya belum kuat jangan digendong tegak, nanti tulang punggungnya bengkok".

Pernyataan itu yang sering muncul saat melihat bayi digendong. Bahkan hal tersebut menjadi perbincangan panjang karena beda informasi dari orang dulu dengan ahli medis

Sebenarnya bagaimana sih cara menggendong bayi yang benar menggunakan selendang jarik?
Berikut ini ulasan lengkap soal hal ini dilansir dari laman Facebook Mama's Journey.

Terungkap cara menggendong yang umumnya dilakukan orang Indonesia untuk bayi yang belum bisa duduk adalah dengan posisi craddle carry atau dibaringkan. Ternyata hal tersebut dikatakan tidak optimal. Berikut ini alasannya.
 
  • Kurang bagus untuk sirkulasi pernafasan bayi (apalagi jika kainnya ditutup sampai kepala).
  • Meningkatkan resiko Asphyxia (terhambatnya jalur pernafasan karena dagu bayi tertekuk ke arah dada).
  • Kaki bayi dirapatkan, tidak aman untuk ligamen bayi dan memperburuk kondisi bayi dengan Hip Dysplasia.
  • Neck pain (pegal leher) bagi penggendong.
  • Tidak bisa handsfree karena satu tangan harus selalu menahan kepala bayi.
  • Bahaya bagian tubuh bayi terbentur.

Terus harus seperti apa menggendong buah hati Anda?


Posisi gendong upright (tegak) dengan kaki bayi membentuk M-Shape merupakan posisi optimal untuk mendukung perkembangan tulang punggung dan pinggul bayi. Sebab bayi kecil yang sehat tidak terlahir dengan tulang punggung yang lurus.

Lihat saja ketika mereka tidur atau diangkat saat akan digendong. Posisi kakinya pasti mengangkang. Sebab memang posisi alaminya seperti itu.

Gunanya mengangkang adalah sebagai upaya agar tulang punggungnya tetap dalam posisi curve dan agar pangkal tulang paha tetap pada soketnya, sebab dibawah usia satu tahun, tulangnya masih berupa tulang rawan (cartilage).

Namun yang lumrah terjadi, kebanyakan orangtua tidak tega bayinya digendong mengangkang atau dipekeh. Tapi kalau tahu dampak buruk dari menggendong dengan posisi kaki dirapatkan, bedong ketat, dan lain-lain, bisa memperburuk kondisi tulang pinggulnya.

Mungkin Anda akan langsung berhati-hati dalam persoalan menggendong buah hati. Apalagi salah menggendong bayi bisa berpotensi terkena Hip Dysplasia.

Hip Dysplasia adalah kondisi sendi pinggul dalam bentuk yang tidak sempurna (terlalu "dangkal") atau soket pinggul tidak dalam posisi yang benar yaitu menutup dan menopang pangkal tulang paha/dislokasi. Kondisi ini seringkali tidak terdeteksi ketika bayi masih kecil.

Sebagai catatan, bayi di bawah usia 4 bulan digendong depan dengan posisi upright di tengah agar bayi bisa bersandar di dada penggendong. Di atas usia 4 bulan dan lehernya sudah kuat, bisa mulai gendong samping/hip carry.

Berikut ini adalah cara cara sederhana bagaimana menggendong bayi dengan tepat.

  1. Posisi kaki bayi M-Shape/dipekeh/mengangkang merupakan posisi paling nyaman bagi bayi.
  2. Tidak percaya? Lihat saja posisi kaki bayi saat tidur atau ketika kita angkat untuk digendong. Posisi kakinya akan otomatis mengangkang.
  3. Selain nyaman, posisi tersebut mendukung perkembangan tulang punggung dan pinggul bayi dengan optimal.
  4. Bentuk kaki O atau X bukan disebabkan dari cara menggendong posisi M Shape, melainkan dari kelainan genetik atau penyakit. 



Sumber
Friday, July 21, 2017

Subhanallah!! Tulisan Allah akan Muncul di Dahi Bayi Ini Jika Dibacakan Ayat Alquran




Penduduk Padangjaya, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah, gempar dengan berita bayi yang dahinya terdapat tulisan Allah dalam tulisan Arab.

Menurut laporan, bayi tersebut merupakan anak pasangan Heriyono dan Tika Fia Diansari yang lahir di sebuah rumah sakit di kota Majenang.

Menurut Heriyono, kalimat di atas kening tersebut disadarinya secara kebetulan. Pada mulanya dia menyangka tulisan itu sekadar tanda lahir biasa atau dalam bahasa lokal disebut sebagai " toh" .

" Subhanallah, ternyata setelah diamati, kening anak saya ada lafaz Allah," terang Heriyono, 27 tahun, kepada media. Tika Fia, yang baru berusia 23 tahun, juga terkejut dengan munculnya tulisan tersebut.


Sering Bacakan Ayat Quran Dekat Perut Istri


Lebih menarik lagi, tulisan tersebut akan terlihat bertambah jelas bila dibacakan beberapa ayat suci Alquran atau diperdengarkan suara azan dari sebuah surau yang dekat dengan rumah keluarga bersangkutan.

" Ketika kami berada di Mulyasari, rumah kebetulan dekat dengan sebuah mushola dan ketika terdengar suara ngaji atau seruan azan, tanda di keningnya semakin terlihat jelas," ujar Heriyono lagi.

Dia mengklaim tidak mendapatkan firasat atau mimpi sebelum kelahiran anaknya itu. Namun seingatnya, setelah tahu Tika Fia hamil, Heriyono mengaku sering membacakan ayat Alquran dekat perut istrinya dengan suara lembut.

Malahan pria yang merupakan seorang guru tidak tetap di Sekolah Dasar Negeri 3 Boja Kecamatan Majenang itu mencoba berkomunikasi dengan anaknya yang masih dalam kandungan sampai lahir.

" Saya baca dan coba juga cari posisi anak saya. Memang, dalam kandungan pun, anak kita sudah bisa berkomunikasi. Maka itu saya membaca Alquran. Saya ingin anak saya lahir soleh atau solehah," katanya lagi.





Sumber